Kelebihan Leonardo.ai
Leonardo.ai menempatkan dirinya sebagai alat produksi visual berbasis AI yang memberi ruang kendali cukup besar bagi kreator. Platform ini tidak sekadar menghasilkan gambar yang menarik secara instan, tetapi memungkinkan pengaturan detail visual—mulai dari gaya, pencahayaan, hingga konsistensi karakter—yang penting dalam proses kreatif berbasis konsep dan narasi.
Keunggulan lain Leonardo.ai terletak pada kemampuannya melatih model kustom. Fitur ini memungkinkan penciptaan gaya visual yang berkelanjutan dan identitas visual yang konsisten, menjadikannya relevan untuk proyek jangka panjang seperti pengembangan dunia cerita, desain karakter, maupun eksplorasi visual untuk film dan konten kreatif lainnya. Dalam konteks produksi, Leonardo.ai berfungsi sebagai alat bantu konseptual yang efisien tanpa menghilangkan peran intuisi kreator.
Kelemahan Leonardo.ai
Di sisi lain, Leonardo.ai menuntut keterlibatan kreator yang lebih aktif. Hasil visual terbaik tidak selalu muncul dari prompt sederhana, melainkan melalui proses eksplorasi dan penyempurnaan yang berulang. Bagi pengguna yang mengharapkan hasil instan tanpa penyesuaian, pendekatan ini bisa terasa kurang praktis.
Stabilitas detail—terutama pada wajah dan karakter manusia—masih menjadi tantangan jika tidak didukung oleh model kustom. Selain itu, sistem kredit dan paket berlangganan membatasi ruang eksplorasi bebas, sementara fitur video masih berada pada tahap pengembangan dan belum sepenuhnya matang untuk kebutuhan produksi audiovisual yang kompleks.
Catatan Editorial
Leonardo.ai paling tepat diposisikan sebagai alat kolaboratif dalam proses kreatif, bukan sebagai pengganti visi artistik. Ia bekerja optimal ketika diperlakukan sebagai medium eksplorasi visual—tempat gagasan diuji, disaring, dan dipertajam sebelum masuk ke tahap produksi yang lebih final

Komentar
Posting Komentar